Cara Membersihkan Peralatan Dapur Sesuai Jenis Bahannya

cara membersihkan peralatan dapur sesuai dengan jenis bahannya

Setiap hari, tentu tak lepas dari peralatan dapur dan masak yang bertumpuk-tumpuk. Jika tak rajin dibersihkan, maka akan menimbulkan kotoran yang menumpuk. Membersihkan peralatan dapur ternyata ada caranya tersendiri lho. Berikut cara membersihkan peralatan dapur berdasarkan jenis bahannya.

Sebelum mencoba membersihkan peralatan dapur sendiri, maka kenali dengan baik peralatan dapur tersebut. Salah satu aspek yang perlu dipertimbangkan yaitu bahannya. Mencuci alat masak yang kurang tepat dapat menyebabkan alat masak tersebut mudah rusak.

Ini karena perbedaan bahan / jenis alat masak, maka beda pula penanganannya. Sebelumnya, kami telah memberikan tips membersihkan alat masak berdasarkan bahannya agar awet. Sebagai tambahan, kami ulas kembali cara membersihkan beragam peralatan dapur / masak yang berbeda-beda jenis bahannya.

Berikut ini cara membersihkan peralatan dapur berdasarkan jenis bahannya.

1. Peralatan Dapur Berbahan Alumunium

Sebelum kita mengetahui bagaimana cara membersihkan peralatan dapur yang terbuat dari alumunium, maka kita kelompokkan dulu peralatan dapur / memasak berbahan alumunium. Yaitu, berbahan campuran alumunium (ditambahkan bahan dari tembaga, magnesium, perunggu untuk memperkuat alat masak), dan alumunium anoda (yang kurang memiliki reaksi dengan masakan asam).

Peralatan masak yang berbahan alumunium anoda biasanya aman jika dicuci dengan menggunakan alat pencuci piring. Tetapi, tidak untuk yang berbahan alumunium campuran. Disarankan dicuci dengan menggunakan tangan.

Jika ada noda yang menempel di peralatan dapur / masak berbahan alumunium ini, maka gunakanlah larutan pembersih yaitu dengan cara mencampur dua sendok teh cuka putih bersama dengan dua gelas air. Tuangkan larutan tersebut ke dalam panci, lalu dimasak selama ± 2 menit. Lalu bilas panci menggunakan air hangat.

2. Peralatan Dapur / Memasak Berbahan Tembaga

Cara membersihkan peralatan dapur yang berbahan tembaga seperti panci juga perlu penanganan khusus. Panci yang terbuat dari tembaga memang bagus karena menghantarkan panas dengan merata dan cepat. Akan tetapi, tembaga merupakan salah satu jenis logam yang reaktif. Alat masak yang terbuat dari bahan ini harus dilapisi dengan stainless steel atau baja tahan karat.

Cara untuk menghilangkan noda yang menempel di peralatan masak berbahan tembaga adalah dengan mengolesi saos tomat. Lalu, diamkan untuk beberapa saat. Selanjutnya, bersihkan saos tomat tersebut dilanjutkan dengan mencuci bersih peralatannya.

3. Peralatan Masak Berbahan Besi

Peralatan masak yang terbuat dari besi memiliki kelemahan yaitu rentan karat. Salah satu cara agar peralatan masak dari besi ini terbebas dari karat dan tetap bersih yaitu dengan membersihkan ketika dalam keadaan hangat. Caranya dicuci di dalam air hangat tanpa menggunakan sabut, gunakan spons atau sikat yang keras.

Akan tetapi, hindari penggunaan sikat baja yang berpotensi merusak permukaan panci. Setelah dicuci, dikeringkan terlebih dahulu dengan lap / serbet. Lalu, olesi dengan minyak sayur di permukaaan panci agar tetap mengkilat.

Langkah berikutnya adalah mengelap sisa minyak sayur tersebut dengan tisu dan simpanlah di tempat kering. Jika ada sisa makanan yang menempel di panci, bisa dihilangkan dengan cara mendidihkan sedikit air di dalam panci sebelum mulai membersihkannya.

4. Peralatan Berbahan Stainless Steel

Membutuhkan penanganan yang sedikit berbeda dengan peralatan dapur berbahan lainnya, peralatan berbahan stainless bisa dicuci dengan menggunakan alat pencuci piring. Sebaiknya menggunakan peralatan stainless steel yang berkualitas tinggi yang ditandai dengan cap 18/10, yaitu 18 bagian kromium dan 10 bagian nikel agar tahan lama.

Untuk menghilangkan noda yang terdapat di peralatan masak berbahan stainless steel, dapat direndam dengan cuka selama 30 menit. Lalu, bilas dengan sabun cuci air hangat, bilas kembali dengan air dingin dan keringkan.

5. Berbahan Tanah Liat

Bagi Anda yang menggunakan peralatan dapur / masak berbahan tanah liat, maka hindari mencucinya dengan menggunakan sabun. Kenapa? Karena sabun dapat menyerap masuk ke dalam pori-pori peralatan tanah liat tersebut, berpotensi membuat makanan akan terkontaminasi karenanya.

Lalu, bagaimana cara membersihkan peralatan dapur berbahan tanah liat ini? Mudah saja. Cuci dengan menggunakan air panas dan kemudian sikat. Keringkan dengan menggunakan handuk. Jika masih terdapat noda, maka gosok bagian dalam peralatan tersebut menggunakan garam kasar.

Selain itu, pori-pori di peralatan berbahan ini berpotensi menimbulkan bau. Oleh karena itu, untuk menghilangkan bau tersebut maka rendamlah di dalam campuran soda kue 2 sendok makan bersama dengan air.

6. Peralatan Dapur Berbahan Enamel

Langkah penting bagi Anda yang ingin membersihkan peralatan masak berbahan enamel adalah mencucinya saat dingin. Meskipun alat berbahan ini tahan lama, perubahan suhu yang dinamis dapat mempercepat lapisan enamel mudah pecah / retak.

Ketika dingin, isilah peralatan enamel dengan air sabun hangat. Rendam kurang lebih 15-20 menit. Selanjutnya, cucilah menggunakan spons dan bilas menggunakan air. Lalu, keringkan.

Jika ada noda makanan yang membandel, cobalah gosok menggunakan abu gosok yang lembut. Kemudian, bilas dengan air sampai bersih.

7. Berbahan Lapisan Anti Lengket

Anda memiliki panci, wajan, atau peralatan masak lainnya dengan lapisan anti lengket? Maka sebaiknya hindari mencucinya dengan alat pencuci piring. Cucilah menggunakan tangan dan spons yang halus agar anti lengketnya tidak mudah terkelupas.

Tidak jauh berbeda dengan peralatan berbahan enamel, peralatan masak dengan anti lengket dicuci dalam keadaan dingin agar tidak terjadi thermal shock.

Apabila terdapat noda yang membandel pada peralatan masak anti lengket, gosoklah secara lembut menggunakan air cuka dan spons / kain lembut.

Referensi: www.femaleradio.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *